Selasa, 31 Mei 2016

AYAM KRISPY SAUS KEJU



Assalamualaikum.
Ayan krispy ini adalah  menu praktis yang saya buat untuk makan siang anak-anak beberapa hari yang lalu.  Sudah hampir seminggu ini  tukang sayur langganan libur, katanya sih mau persiapan menyambut bulan ramadhan di kampungnya.  Jadi seminggu ini saya sudah nyetok daging-dagingan, ikan dan seafood  yang saya beli di pasar.  Nah,  dada ayam ini satu-satunya yang tersisa di freezer. Karena tidak setiap hari saya ke pasar  jadi kebutuhan lauk-pauk dan sayuran saya stok saja. Rencananya dada ayam ini mau saya buat ayam teriyaki,  tapi karena beberapa hari yang lalu saya sudah buat semur ayam jadi biar enggak bosen saya bikin ayam krispy saja.

Untuk mendapatkan ayam krispy yang renyah,  fillet daging ayam jangan terlalu tebal dan ketika membalut ayam dengan tepung pastikan ayam terbalut telur dan adonan tepung dengan rata. Dan yang paling penting ketika ayam diguling-gulikan dalam bahan pelapis jangan lupa sambil dipijit-pijit/dicubit sambil dibolak-balik dan terus ditaburi tepung.  Proses seperti ini lah yang akan membuat lapisan ayam ketika digoreng menjadi keriting dan garing.  Oiya ketika menggoreng panaskan minyak dengan api sedang dan harus benar-benar panas, gunakan minyak yang banyak agar ayam benar-benar terendam dan matang sempurna. Untuk menemani ayam krispy awalnya saya mau buat saus mayonaise untuk cocolannya,  tapi ternyata mayonaise nya tinggal sedikit jadi saya ganti dengan saus keju yang gak kalah enak tentunya. Sajikan ayam krispy dengan saus apa saja yang menjadi kesukaan keluarga yaa... Dengan tambahan salad atau dimakan dengan kentang pasti jadi lebih nikmat. Kalau ini ayam krispy saya sajikan dengan nasi kuning yang saya buat untuk sarapan dan bekal anak-anak,  karena masih ada sisa jadi sekalian untuk makan siang aja.
Selamat mencoba yaa :)



Bahan :
1 buah dada ayam, iris tipis
1/4 sdt merica bubuk
Garam secukupnya
Minyak untuk menggoreng
2 butir telur, kocok lepas

Bahan pelapis : (campur jadi satu)
150 gram tepung terigu
20 gram maizena
1/2 sdt baking powder (optional)
1sdt bawang putih bubuk
1/2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk

Bahan saus keju :
1 sdm margarin
1 sdm tepung terigu
300 ml susu cair
50 gram keju cheddar parut
sejumput garam

Cara membuat :
Lumuri daging dengan garam dan merica bubuk, diamkan 30 menit dalam kulkas.
Gulingkan daging dalam bahan pelapis sambil ditekan tekan, masukan dalam kocokan telur hingga rata lalu balur lagi dengan bahan pelapis sambil di pijit- pijit sampai tepung rata.
Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan dengan api sedang sampai matang. Angkat, tiriskan.
Untuk sausnya, panaskan margarin, tambahkan terigu aduk sampai terigu tercampur dengan margarin. Masukan susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk, tambahkan keju parut dan garam. Aduk terus sampai saus licin dan tidak menggumpal, setelah meletup-letup matikan api.
Sajikan ayam krispy dengan saus keju.






Rabu, 20 April 2016

CUMI ASIN PETE BALADO




Bismillah.
Kalau ditanya masaka apa yang sederhana tapi bikin nasi sebakul abis... hmm kalau saya sih, salah satunya ya cumi asin gini. Simple aja bahannya apalagi bikinnya juga gak pake lama. Tapiii... efeknya bikin nggak berhenti makan, nikmat tiada tara deh pokoknya hehee. Biasanya cumi asin saya tumis aja pakai cabe hijau atau cabe rawit yang banyak, tapi kali ini biar tampil beda dibumbu balado. Dan yang nggak boleh ketinggalan kalau masak cumi asin gini yaa si hijau dong pastinya, siapa lagi kalau bukan pete :).

Ngomong-ngomong soal si hijau, awalnya saya nggak pernah makan sama sekali dan nggak pernah tertarik liatnya. Tapi semakin sering liat postingan masakan temen-temen yang masak pakai si hijau ini kok penasaran juga, apalagi kalau saya tanya gimana rasanya jawabannya cobain aja, rasanya gak bisa diungkapkan dengan kata-kata... enak deh. Nah loh! makin penasaran tapi ragu mau masak sendiri, sampai akhirnya pas beli nasi padang di gulai sayurnya ada si hijau yang dimasak masih pakai kulitnya. Bismillah akhirnya dicoba juga, woww... woww... beneran enak loh. Kesan pertama begitu menggoda... akhirnya keterusan deh hahaa... Lah, kok malah curhat sih, back to cumi yaa.
Kalau cumi asin baladonya nggak pakai pete juga monggo gak masalah dong, tinggal di skip aja. Oiya nambahin garamnya belakangan aja yaa, karena cumi asin yang saya beli ini biarpun sudah direndam air panas dan dibilas sampai dua kali masih tetep asin. Jadi daripada ntar keasinan mending nggak usah pakai garem dulu aja, Kalau setelah diicip kurang asin baru tambah garam. Silahkan dicoba yaa, pesen saya mending jauh-jauh dari timbangan dulu deh kalau masak beginian. Emang kenapa? yaa tau sendiri kan jawabannya hehee *_^


Bahan :
250 gram cumi asin
2 papan pete, belah mejadi dua
2 lembar daun salam
1 ruas lengkuas, geprek
1 sdt gula pasir
100 ml air
Garam (saya tidak pakai karena cumi sudah asin, tambahkan jika kurang asin sesuai selera)
minyak goreng untuk menumis

Bumbu halus :
4 buah cabai merah
10 buah cabai rawit merah
8 buah bawang merah
4 siung bawang putih

Cara membuat :
- Rendam cumi asin dalam air panas, diamkan 20 menit. Bilas lalu tiriskan.
- Panaskan minyak,  tumis bumbu halus, daun salam dan lengkuas hingga harum.
- Masukkan cumi asin,  aduk rata.  Tambahkan air,  gula dan garam (lebih baik jangan dulu ditambahkan karena cumi sudah asin).  Masak sampai air sedikit menyusut.
- Tambahkan pete,  aduk.  Masak hingga pete setengah matang dan bumbu meresap. Angkat.








Kamis, 14 April 2016

TAHU GORENG OATMEAL



Bismillah.
Selamat pagiii... Rencana masak apa hari ini? Hmm... Bingung yaa? Sama dong :). Kegalauan emak-emak dipagi hari yaa gini, nentuin menu buat keluarga... Iya gak sih? Apa saya aja yaa yang gitu...  Lah pagi-pagi udah banyak pertanyaan nya, curcol deh hehee...
Ini kemaren saya bikin tahu dibentuk bola yang di balut oatmeal terus digoreng. Inspirasi dari cafe tahu yang weekend kemarin saya datangin.  Sebenarnya sudah lama setiap lewat jalan raya Baturiti saya lihat cafe ini.  Sebagai fans fanatik tempe, saya tidak terlalu penasaran... tapi kalau dikasih gratisan sih boleh banget lah hahaa. Dan akhirnya mampir juga karena anak-anak sudah minta makan siang sekalian istirahat.

Salah satu menu yang menarik perhatian saya yaitu tofu goreng yang diselimuti oatmeal dan disajikan dengan mayonaise. Saya suka sekali dengan lapisan  oatmeal gorengnya, enak dan renyah.  Tofu nya saya ganti dengan tahu biar tekstur tidak terlalu lembut.  Untuk membuat tahu yang garing,  setelah tahu di cuci peras airnya menggunakan kain tahu (kain tipis yang biasa digunakan untuk membungkus tahu). Kalah tidak ada,  letakan tahu diantara kedua telapak tangan lalu tekan perlahan.  Untuk isian bisa ditambahkan sesuai selera keluarga,  saya tadinya mau menambahkan keju parut eh lupa.  Tahu oatmeal ini bisa juga dibuat stok makanan frozen,  simpan dalam wadah tertutup rapat lalu masukkan di freezer.  Begitu mau digoreng, tawing sebentar disuhu ruang.



Bahan :
10 buah tahu putih
1/2 buah wortel, parut
1 batang daun bawang, iris halus
50 gram udang cincang
minyak untuk menggoreng

Bumbu :
2 siung bawang putih, haluskan (saya pakai 1/2 sdt bawang putih bubuk)
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt garam
1/2 sdt ebi bubuk (optional)

Bahan lapisan :
2 sdm tepung terigu
1 butir telur, kocok lepas (saya pakai putih telur)
oatmeal secukupnya

Cara membuat :
  1. Cuci bersih tahu, tiriskan. Peras tahu agar tidak terlalu berair, haluskan dengan garpuh.
  2. Campur tahu dengan bumbu, udang, wortel parut, dan daun bawang. Aduk rata.
  3. Ambil satu sendok makan adonan tahu, bentuk bulat. Lapisi seluruh permukaannya dengan tepung terigu, celupkan dalam kocokan telur lalu lapisi dengan oatmeal hingga rata. 
  4. Susun dalam wadah tertutup, simpan dalam frezzer 30 menit.
  5. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga kecoklatan. Angkat, tiriskan. sajikan dengan rawit atau saus sambal.




Senin, 11 April 2016

SOSIS SOLO



Bismillah.
Ahh... Kenapa tiba-tiba saya kangen makan sosis solo yaa.  Rasanya memang sudah lama saya gak bikin sendiri jajanan yang satu ini, ngebayangin nya aja udah bikin saya nelen ludah.  Sosis solo yang masih anget-anget gitu dimakan pake cabe rawit, beuh...sedapnya udah gak bisa ditunda-tunda ini sih.  Jadilah pagi itu saya langsung meluncur ke dapur,  untung nya bahan udah lengkap dan punya stok ayam di freezer.

Sosis solo ini bentuknya mirip lumpia, serupa tapi tak sama kalau kata saya sih :). Bentuknya mirip tapi isian dan tekstur nya beda yaa,  kalau lumpia isinya lebih dominan sayuranya ketimbang ayam atau udangnya. Sedangkan sosis solo isiannya hanya ayam yang sudah dibumbui,  ada yang menambahkan daun bawang iris seperti isian yang saya buat ada juga yang tidak. Untuk tekstur luar nya lumpia lebih garing sedangkan sosis solo kulit nya lebih lembut.  Karena sebelum digoreng kulit sosis solo ini dibalut telur kocok dulu,  jadi setelah dingin kulit nya akan kempes.  Ini yang jadi ciri khas nya sosis solo,  kalau bikin sosis solo gak pake dibalut telur dulu kalau kata saya yaa bukan sosis solo namanya hehee...



SOSIS SOLO

Bahan kulit  :
150 gr tepung terigu
300 ml santan cair/air biasa
1 butir telur
1/2 sdt garam
Minyak untuk menggoreng

Bahan isi :
250 gr dada ayam.  Rebus sampai matang, suwir-suwir halus.
6 butir bawang merah iris
3 siung bawang putih iris
1/2 sdt merica bubuk
1/2sdt gula pasir
1sdt garam
100 ml santan kental
1 batang daun bawang,  iris tipis

Bahan pencelup :
1 butir telur kocok lepas

Cara membuat :
- Campur semua bahan kulit,  aduk rata hingga adonan halus dan tidak bergerindil lalu saring.  Buat dadar kulit tipis menggunakan wajan anti lengket.
- Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, masukkan ayam suwir aduk rata.  Tambahkan garam,  gula,  merica dan santan.  Aduk sampai bumbu meresap dan kering, tambahkan daun bawang aduk lagi hingga rata. Matikan api.
- Ambil selembar kulit sosis,  beri 1sdm isian lipat seperti lumpia.  Celup dalam kocokan telur hingga rata,  goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai kecoklatan. Angkat,  tiriskan.



Oiya saya membuat dadar kulit nya pakai wajan ukuran diameter atasnya 18cm, seperti wajan yang  dipakai untuk menumis isian ayam dipoto atas. Hasilnya jadi 16-18 lembar kulit,  kalau pakai wajan lebih besar hasilnya jadi lebih sedikit yaa.  Tapi mungkin lipatnya jadi lebih tebal dan sosis solo nya juga jadi lebih besar.
Kalau males buat isian ayam yang disuwir bisa juga pakai ayam giling atau yang dihaluskan dengan food processor.  Seperti sosis solo yang dulu pernah saya buat,  bisa dilihat disini.  Oke deh... Selamat mencoba yaa :)




Kamis, 07 April 2016

PIE UBI UNGU




    Bismillah.  Sebenernya sudah lama pengen buat pie ubi ungu, tapi masih rencana terus belum pernah kesampean. Dan akhirnya minggu lalu gak ada hujan gak ada angin langsung diesekusi juga deh nih pie. Buatnya memang gak direncanain, begitu liat ubi ungu halus di frezer langsung dikeluarin buat di tawing, alhamdulillah bisa buat tajil buka puasa sekalian.

Untuk kulit pienya saya pakai resep yang tanpa telur, dan isiannya saya pakai resep pumkin pie nya Jamie Oliver yang pernah saya buat. Bahan dan cara membuatnya sama persis hanya mengganti labu kuning dengan ubi ungu saja, bisa dilihat disini. Hasilnya sama enaknya dan lembut, manisnya juga pas dan kulit pienya renyah. Setelah dikeluarkan dari oven, filling memang masih lembek tapi begitu dingin/set filling akan sedikit padat dan mengeras.  Kalau buat saya pie ubi ini lebih nikmat dimakan dingin setelah disimpan dikulkas, penambahan kulit lemon parut pada adonan kulit pie juga hasil coba-coba saya untuk membuat kulit beraroma lemon, dan ini tidak wajib jadi bila tidak tidak suka diskip aja yaa. Disesuaikan selera aja lah yaaa :).




PIE UBI UNGU


Bahan crust/kulit :
125 gram terigu all pupose
1 sdm gula bubuk
100 gram margarin/butter, bekukan dan potong-potong dadu
1/2 sdt garam

1 sdt kulit lemon parut (optional)
1-2 sdm air es


Bahan filling : 
- 250 gr ubi ungu
- 250 ml susu cair  
- 100 gr gula pasir
- 1 vanili pod, keruk isinya, bisa juga diganti dengan vanili bubuk
- 1 butir telur

Cara membuat :

  1. Kulit : Campur terigu, gula halus, garam, dan parutan kulit lemon aduk rata. Masukan mentega dingin, aduk dengan ujung-ujung jari atau menggunakan pisau pastri sampai berbentuk remahan. Tuang air es, aduk dengan sendok kayu sampai adonan tercampur rata. Bungkus dengan plastik wrap, simpan dalam kulkas selama 30 menit.
  2. Keluarkan adonan kulit, giling tipis kira-kira setengah senti lalu cetek dalam loyang pie (saya pakai loyang diameter 18cm). Tusuk-tusuk dengan garpu lalu simpan lagi dalam kulkas selama 30 menit.
  3. Filling : Campur jadi satu dalam panci, ubi ungu, susu cair, gula pasir dan vanili masak dengan api sedang sambil diaduk sampai mendidih. Tutup panci jangan terlalu rapat, masak sampai labu benar-benar matang dan air nya menyusut. Angkat, dinginkan lalu blender sampai halus. Sisihkan.
  4. Sambil menunggu adonan filling dingin, Panggang kulit pie selama 10 menit atau sampai setengah matang. Jangan lupa alasi dasar kulit pie dengan kertas roti dan beri pemberat, bisa dengan kacang-kacangan agar ketika dipanggang dasar kulit tidak menggelembung. Ambil kertas roti dan pemberatnya panggang lagi selama 5 menit. Angkat, sisihkan.
  5. Kocok telur lalu tuang kedalan adonan filling yang sudah dingin, aduk menggunakan wish sampai tercampur.
  6. Tuang diatas kulit pie lalu panggang selama kurang lebih 30 menit atau sampai adonan filling mengeras di bagian pinggirnya dan lembek di bagian tengah.
  7. Angkat, biarkan dingin sampai filling terlihat set. Potong dan sajikan.
Selamat mencoba yaa..... :)