Tampilkan postingan dengan label Mie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mie. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Maret 2015

MIE AYAM JAMUR, MENGGUNAKAN MIE LABU KUNING



Bismillahirohmanirohim.....
Ini udah kesekian kalinya saya buat mie homemade, setelah mencoba buat mie dari sayuran, ubi ungu dan bit, sekarang giliran buat mie dari campuran labu kuning. Buat saya membuat mie sendiri itu lebih puas, karena bisa menambahkan sayuran atau umbi dalam adonan mie. Sehingga warna mie yang dihasilkan pun jadi cantik dan alami tanpa penambahan zat adiktif. Lebih sehat kan....
Untuk mengaduk atau ngulenin adonan mie ini saya menggunakan Bread Maker, caranya masukan semua bahan dalam wadah bread maker,  pilih setelan dough pasta, tunggu 14 menit, adonan siap digiling dan dicetak menggunakan pasta maker.

Setelah  semua adonan mie dicetak, mie dapat disimpan selama seminggu dalam kulkas. Caranya bagi mie per 100 gram atau per porsi, taburi sagu agar tidak saling menempel, gulung mie dan tata dalam wadah truperware yang ditutup rapat. Jadi ketika akan digunakan cukup ambil gulungan mie sesuai yang dibutuhkan. Mie labu kuning ini saya buat mie ayam jamur, untuk resep kuah dan minyak bawangnya bisa dilihat disini yaa.



MIE LABU KUNING

Bahan-bahan :
200 gr labu kuning kukus
300 gr tepung terigu protein tinggi
50 gr tepung beras
50 gr tepung tapioka
1 sdt garam
1 butir telur
50 gr tepung sagu untuk taburan

Cara membuat :
Campur semua bahan mie, aduk sampai kalis. Bisa juga masukan semua bahan ke dalam wadah bread maker, setel pilihan pasta tunggu sampai 15 menit adonan menjadi kalis.
Giling adonan menggunakan pasta maker sambil ditaburi tepung sagu supaya tidak lengket.
Setelah adonan tipis dan mulus, giling dengan pemotong mie sambil ditabur tepung sagu.
Mie labu kuning siap digunakan.



MIE AYAM JAMUR

Bahan ayam jamur :
3 siung bawang putih, dicincang halus
250 gram dada ayam fillet, dipotong kotak kecil
100 gram jamur campignon, diiris
1 sendok makan kecap manis
1/2 sendok makan saus tiram
1 sendok teh kecap asin
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh merica bubuk
1/2 sendok teh gula pasir
1 sendok teh maizena dan 1 sendok teh air, dilarutkan
1 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
  1. Tumis bawang putih sampai harum. Masukkan ayam. Aduk sampai berubah warna. Tambahkan jamur. Aduk rata.
  2. Masukkan kecap manis, saus tiram, kecap asin, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata Masak sampai matang.
  3. Kentalkan dengan maizena. Aduk rata. Angkat
Minyak untuk mie per porsi :
1 sdm minyak ayam bawang, resep bisa dilihat disini

1 sdt kecap asin


1/2 sdt kecap ikan
1/4 sdt minyak wijen

Penyelesaian :  
Dalam mangkuk, aduk minyak untuk mie. Tambahkan mie dan caisim/sawi hijau yang sudah direbus. Beri tumisan ayam jamur. Taburi daun bawang. Sajikan dengan kuahnya. 


Selamat mencoba yaa.....



Jumat, 10 Oktober 2014

MIE TELUR HITAM



Setelah membuat mie hijau, mie merah dan mie ungu, sekarang giliran mie hitam. Sebenarnya sudah lama saya ingin membuat mie yang berwarna hitam, tapi seperti biasa belum juga terlaksana karena faktor "M" yaitu malas hehe. Begitu kemarin ada seseruan 'uploud kompakan' temen-teman instagram yang temanya mie, saya langsung teringat mie hitam. Alhamdulillah nya saya punya tinta cumi yang saya simpan di frezer sewaktu saya membuat gulai cumi isi tahu. Bahan-bahan sudah lengkap langsung deh meluncur ke dapur, dan karena dibantu oleh mas bread maker nggak nyampe 1 jam mie hitam sudah jadi.

Mie hitam ini warnanya cantik, sehat pula karena memakai pewarna alami. Tinta cumi ini sama sekali tidak berbau amis, jadi jangan khawatir mienya nanti jadi amis. Rasanya pun sama persis dengan mie telur pada umumnya hanya warnanya saja yang berbeda.



Resep mie telurnya saya pakai resep mie telur istimewa ncc, dalam resep memakai satu kilo tepung terigu, sedangkan yang saya buat hanya memakai tepung terigu sepertiganya saja dengan tambahan tinta cumi sebagai pewarna.

MIE TELUR HITAM

Bahan :
300 gr tepung terigu protein tinggi
150 gr  telur (kuning + putih), saya pakai 3 butir
1 sdm   garam
1 sdm tinta cumi

Cara membuat :
  1. Aduk rata tepung dan garam, tuangi telur dan tinta cumi, aduk rata dan uleni hingga kalis.
  2. Tipiskan adonan dengan rolling pin, teruskan gilas dengan alat penggilas mie hinga beberapa kali, sampai adonan halus.
  3. Beri taburan tepung sagu, lalu potong dengan pemotong mie.
  4. Mie siap digunakan.
 


Mie hitamnya saya buat mie udang pedas, ceritanya mau dibikin ala mie ramen jepang. Untuk isian dan bumbunya disesuaikan saja dengan apa yang ada didapur masing-masing yaa. Berikut ini mie ramen udang pedas ala kadarnya versi saya.

Bahan :
Mie hitam dan sawi hijau, rebus
udang, bakso sapi, smoked beef
bawang putih, geprek
jahe, geprek
daun bawang, iris
500 ml air

Bumbu :
1 sdm kecap asin, tambahkan kalau masih kurang asin
1 sdm minyak wijen
2 sdm saus sambal
1/2 sdt cabe bubuk
merica, secukupnya

Cara membuat :
Rebus air sampai mendidih. Masukan udang, bakso dan smoked beef, beri bawang putih, jahe dan sedikit garam. Masak sampai semua bahan isi matang.
Dalam mangkok saji, masukan semua bumbu aduk rata. Tambahkan mie hitam dan sawi hijau, aduk sampai bumbu tercampur rata.
Tata udang, bakso dan smoked beef. Siram dengan kuah udang. Beri taburan daun bawang dan bawang goreng. Sajikan.



Selamat mencoba....

Selasa, 02 September 2014

MIE GODOG JAWA





Sudah beberapa hari ini mood saya untuk memasak dan berlama-ama didapur sedang menurun. Jadi hampir setiap hari untuk makan malam saya beli makan atau makan diluar, sedangkan untuk sarapan dan makan siang anak-anak saya buat yang super simpel saja. Seperti orak-arik telur kornet, makaroni aglio olio atau hanya dengan nugget dan sosis goreng saja. Maaf yaa nak...

Sampai akhirnya kemarin siang tiba-tiba kepengen banget makan bakmie godog jawa, yaitu bakmie yang biasa dimasak pakai tungku tanah liat dan biasanya menggunakan telur bebek dan ayam kampung untuk campurannya. Apalagi ditambah acar timun dan cabe rawit, waduuh.... bikin ngiler deh. Daripada nggak keturutan akhirnya mengumpulkan semangat dan langsung meluncur ke dapur, mulai dengan cek&ricek bahan-bahan dikulkas, alhamdulillah semua lengkap. Jadi tercapailah makan siang saya dan anak-anak dengan mie godog ini. Walaupun hanya menggunakan daging ayam biasa dan telur ayam tetep rasanya nikmat tanpa kurang suatu apa pun hehee....



Bahan:
250 gr mie basah/mie kering, rebus dengan sedikit minyak.
100 gr kol
100 gr sawi hijau
1 bh tomat
1 btg daun bawang
1 btg daun seledri
200 gr ayam goreng, suir-suir dagingnya
100 gr udang,kupas kulitnya sisakan ekornya
2 sdm minyak goreng
1 ltr kaldu ayam
1 btr telur, kocok lepas
2 sdm kecap manis

penyedap rasa (optimal), saya nggak pake.
garam dan gula pasir sesuai selera

Bumbu Halus:
3 bh bawang putih
4 btr bawang merah
2 btr kemiri
1/2 sdt merica
2 sdm ebi/udang kering

Pelengkap:
Bawang goreng
Acar ketimun
Cabe rawit
Kerupuk

Cara membuat:
 

  1. siram mie dengan air hangat, tiriskan. Iris kol dan sawi hijau ukuran 2cm. belah-belah tomat, iris-iris daun bawang dan seledri.
  2. Panaskan minyak goreng dalam wajan, tumis bumbu halus sampai harum, masukan udang lalu tuangi kaldu. Setelah kaldu mendidh masukan telur kocok sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan sampai telur matang dan bergumpal kecil-kecil.
  3. Tambahkan kecap manis dan ayam suwir, lalu didihkan kembali.
  4. Masukkan kol, sawi hijau tomat dan daun bawang, masak sampai sayuran agak layu, tambahkan mie dan seledri, aduk sebentar, angkat. 
  5. Taruh mie dalam piring saji, taburi bawang goreng. Hidangkan selagi panas dengan pelengkap acar dan krupuk.




Selamat mencoba, Happy cooking....


Sabtu, 14 Juni 2014

IDFB CHALLENGE#15. LOMIE KANGKUNG



Setelah beberapa bulan libur akhirnya idfb mengadakan challenge lagi. Idfb Challenge #15 kali ini bertemakan Kuliner Peranakan, kuliner peranakan adalah makanan yang merupakan percampuran antara kebudayaan dua bangsa. Seperti masakan indonesia yang dipengaruhi budaya tionghoa atau dipengaruhi budaya barat.



Banyak sekali makanan, camilan atau minuman di Indonesia yang dipengaruhi kebudayaan bangsa lain, apalagi kebudayaan tionghoa. Walaupun namanya sama tapi setiap daerah memiliki rasa yang berbeda, disesuaikan dengan selera masyarakat setempat. Contohnya seperti makanan yang disebut lunpia (di Jawa Tengah sering disebut lumpia) bisa menjadi sangat bervariasi. Lumpia semarang bahan utamanya rebung, rasanya manis, dan dimakan dengan saus kental yang rasanya manis, dilengkapi dengan cabai rawit, acar mentimun, dan daun bawang. Lumpia padang bahan utamanya bengkuang. Kulitnya diulas cabai giling dan dilapisi daun selada. Lumpia jakarta bahan utamanya bengkuang, tidak manis, dan dimakan dengan bumbu kacang yang diberi cuka.

Ada juga bacang, bacang di Jawa Tengah dibuat dari ketan. Isi dagingnya agak manis karena banyak memakai kecap manis. Bacang Jawa Barat umumnya dibuat dari beras dan diberi isian dua atau tiga buah cabai rawit utuh. Bahkan ada pula bacang isi tahu dan bacang isi oncom. Bacang Jawa Tengah maupun Jawa Barat dibungkus dengan daun bambu. Namun bacang Sumatera Barat dibungkus dengan daun pandan besar. Bahannya ketan dan isinya tidak semanis bacang Jawa. Dan masih banyak contoh makanan peranakan lainnya seperti ronde, kue keranjang, ikan bandeng yang dibuat berbagai masakan, opor, capcay dan camilan seperti siomay, bakpia dan pia.
(Sumber :Intisari)



Untuk challenge idfb kali ini saya membuat hidangan yang berbahan dasar mie,  yaitu lomie. Lomi atau lomie, yaitu mi berkuah kental buatan Cina Peranakan di Bogor rasanya mirip mi tite di Semarang, atau mie lendir yang ada di Batam, dan mungkin sekali cikal bakal mi kangkung. Lomi Bogor berbeda dengan lomi Pekalongan yang memakai didih (darah ayam) dan bumbu lo/ngohiong yang lebih "berani". Berbeda pula dengan lomi karet, yaitu lomi dari kawasan Karet di Jakarta yang lebih “totok”.

 Lomie yaitu mie yang dihidangkan dengan kuah yang memiliki ciri khas kental, manis, asam, beraroma seafood dan diberi sayuran hijau seperti kangkung atau sawi hijau yang menggoda selera.  Begitu juga dengan isinya,  ada irisan aneka ragam seafood seperti cumi dan udang, potongan daging ayam, bakso, ceker dan pangsit dengan bumbu yang memiliki cita rasa gurih karena penambahan ebi. Lomie kurang lengkap apabila tidak disajikan dengan sambal merah, perasan jeruk limau dan taburan daun bawang atau bawang goreng. Lomie yang saya buat menggunakan mie ubi ungu homemade, yang resepnya bisa dilihat disini.



Bahan :
Mie ubi ungu homemade atau bisa juga menggunakan mie telor basah, rebus sebentar di air mendidih yang diberi sedikit minyak.
2 ikat kangkung, siangi, rebus sebentar sajah

Bahan kuah ayam :
1 buah bawang bombay, iris-iris
2 butir bawang putih cincang
1 fillet dada ayam potong kotak
100 gram udang, kupas kulit, iris bagian punggungnya dan sisakan ekornya.
1 sdm ebi, haluskan kasar
10 buah bakso sapi
750 ml air
2 sdm tepung tapioka dilarutkan dalam sedikit air
Minyak untuk menumis
 
Bumbu-bumbu :
2 sdm kecap asin
3 sdm kecap manis
2 sdm saus tiram
1 sdt minyak wijen
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
kaldu bubuk secukupnya (optimal)

Bahan pelengkap :
sambal merah
jeruk limau
irisan daun bawang (saya nggak pake)
bawang goreng

Cara Membuat :
Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum.
Masukkan daging ayam, udang dan ebi, tumis sampai ayam dan udang berubah warna.
Tambahkan air, bakso dan masukan semua bumbu. Biarkan sampai mendidih.
Setelah rasanya pas, beri larutan tapioka. Biarkan sampai mengental. Angkat.
Siapkan mangkuk beri mie dan kangkung, siram dengan kuah ayam.
Beri taburan daun bawang/bawang goreng.
Sajikan dengan perasan jeruk limau dan sambel merah.

IDFB Challenge#15 : Kuliner Peranakan ini bisa dilihat di website indonesian foodblogger.com



MIE UBI UNGU HOMEMADE



Assalamualaikum wr.wb.
Ini adalah postingan pertama di bulan Juli, telat banget yaa... Dan sebenarnya mie ubi ungu ini buatnya sudah sangat lama sekitar 3 minggu yang lalu. Beberapa minggu lalu saya memang sedikit sibuk, lebih tepatnya sok sibuk kali yaaa hehee... Dimulai dari pentas tari dan beberapa lomba yang diikuti kaka Kay, setelah itu gladiresik dan persiapan kostum untuk acara perpisahan sekolah. Padahal saya juga sedang dikejar- kejar deadline, belum lagi dapet kabar kalau tante yang di Bogor mau datang ke Bali, dan sudah jadi kewajiban menjadi tour guide kalau ada keluarga yang datang. Akhirnya bisa juga menikmati liburan selama 3 hari sambil ketar-ketir dan bingung  bisa gak yaa kerjaan saya ini selesai tepat waktu.  Alhamdulillah semua selesai tepat waktu dan sekarang saya bisa bernapas lega, amin. Loh kok jadi curhat yaa? kecolongan deh, lanjut ngomongin mie aja yaa hehee...

Buat mie hijau dari daun sawi sudah pernah, mie merah dari bit  juga sudah dan karena punya stok ubi ungu jadi pengen juga buat mie ungu. Kebetulan juga sudah lama nggak bikin mie homemade. Menurut saya tekstur mie ubi ungu ini lebih kenyal dari mie-mie yang sebelumnya saya buat, waktu merebusnya juga cukup sebentar dan warnanya pun cantik. 



MIE UBI UNGU HOMEMADE

Bahan-bahan :
200 gr ubi ungu kukus
300 gr tepung terigu protein tinggi
50 gr tepung beras
50 gr tepung tapioka
1 sdt garam
2 butir telur
50 gr tepung sagu untuk taburan

Cara membuat :
Campur semua bahan mie, aduk sampai kalis. Bisa juga masukan semua bahan ke dalam wadah bread maker, setel pilihan pasta tunggu sampai 15 menit adonan menjadi kalis.
Giling adonan menggunakan pasta maker sambil ditaburi tepung sagu supaya tidak lengket.
Setelah adonan tipis dan mulus, giling dengan pemotong mie sambil ditabur tepung sagu.
Mie ubi ungu siap digunakan.

Cara menyimpan mie :
Timbang mie per 100 gram, sambil ditaburi sagu lalu gulung mie dan susun dalam wadah, lakukan sampai habis. Tutup rapat wadah mie, simpan dalam kulkas.



Selamat mencoba..... ^^


Kamis, 06 Maret 2014

CWIE MIE MALANG DAN PANGSIT GORENG HOMEMADE





Akhir-akhir ini kok lagi males ngapa-ngapain yaa, sampai-sampai sudah hampir seminggu lebih tidak entry resep di blog. Dan cwie mie ini dibuat seminggu yang lalu menggunakan mie homemade yang saya buat dari bit jadi warnanya juga merah, resepnya bisa dilihat disini. Bentuknya saya buat seperti kwetiaw lebih besar dari bentuk mie biasanya, dan dicetak menggunakan pasta maker yang biasa digunakan untuk cheese stick.

Cwie mie asal Malang ini hampir sama dengan mie ayam pada umumnya yang menggunakan sayuran dan ayam sebagai taburan diatasnya.Yang membedakannya yaitu ayam yang digunakan digiling sampai halus dan hanya dibumbui bawang putih tidak diberi kecap manis, jadi warna ayamnya putih dan tekstur dagingnya bergerindil. Sayuran yang digunakan bukan sawi hijau/casim tapi daun selada. Pelengkap cwie mie ini yaitu pangsit goreng, acar timun dan tentu saja sambal, karena kurang mantap kalau makan gak ada pedes-pedesnya yaa.

Cwie mie yang saya buat tidak memakai daun selada, bukan karena tidak punya daun selada tapi cwie mie yang sempat saya foto ini adalah cwie mie yang saya buat untuk ayah yang minta dibuatin cwie mie pakai sawi hijau. Cwie mie yang saya buat memakai daun selada tidak sempet saya jepret karena tukang mie nya sudah kelaperan jadi langsung aja diserbu hehe. Oh yaa saya juga tidak membuat acar timunnya karena tidak punya stok timun dirumah. Dan untuk pangsit gorengnya saya buat sendiri menggunakan resep pangsit goreng GM yang saya liat di google.



CWIE MIE MALANG

Bahan :
- 6 gulung Mie bit homemade
- daun selada, saya pakai pokcoy/sawi hijau

Taburan ayam
- 400 gr daging ayam giling
- 6 buah bawang putih, cincang
- 50 ml air
- 1 sdt garam, 
- 1 sdt gula pasir
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 batang daun bawang, iris tipis

Cara membuat :
  1. Tumis bawang putih sampai harum hingga harum.
  2. Masukkan daging ayam, aduk hingga daging berubah warna.
  3. Tambahkan garam, gula dan merica bubuk, beri air aduk rata.
  4. Masak hingga ayam kering, angkat.
Bahan Kuah:
- Tulang ayam sisa fillet, cuci bersih hingga tidak ada darah
- 1,5 ltr air
- 4 siung bawang putih, memarkan
- 3 cm jahe, memarkan
- garam, merica dan gula secukupnya
- daun bawang untuk taburan
- bakso sapi secukupnya 

Cara membuat :
  1. Panaskan air sampai mendidih, masukkan tulang ayam. Masak dengan api kecil. 
  2.  Tumis bawang putih & jahe hingga harum, masukkan ke dalam kaldu. 
  3. Tambahkan bakso, garam, merica dan gula. Masak kembali sampai mendidih dan taburi daun bawang, matikan api. Sisihkan.
Minyak ayam bawang
200 ml minyak sayur
5 bh bawang putih
5 cm kunyit, memarkan
4 cm jahe, memarkan
1 sdt merica butiran
kulit ayam, sisa fillet

Cara membuat : Tumis semua bahan sampai kulit ayam kering, dinginkan minyak lalu saring. Simpan dalam botol yang tertutup rapat.

Minyak untuk mie per porsi :
1 sdm minyak ayam bawang

1 sdm kecap asin

1 sdt kecap ikan
1/2 sdt minyak wijen
merica, secukupnya 
 
Penyelesaian : Dalam mangkuk, aduk minyak untuk mie. Tambahkan mie bit, daun selada atau pokcoy/sawi hijau yang sudah direbus. Beri taburan ayam, daun bawang dan bakso. Sajikan dengan kuah dan pangsit goreng.





Pangsit goreng ini teksturnya renyah tapi tidak keras, karena hanya menggunakan kuning telur saja. Dari resep yang saya liat menggunakan margarin yang dilelehkan tapi saya ganti dengan minyak goreng dan saya tambahkan daun seledri yang dicincang diadonannya.

PANGSIT GORENG

Bahan Kulit :
- 250 gr tepung terigu
- 1 kuning telur
- 50 gr margarin yang dilelehkan, saya pakai minyak goreng.
- 100 ml air
- 1/2 sdt garam
- 1 sdm daun seledri cincang halus
- minyak untuk menggoreng

Cara membuat :
  1. Dalam wadah, masukkan tepung terigu, kuning telur, margarin, air dan garam, aduk rata hingga kalis. Tambahkan daun seledri, ulenin lagi sampai tercampur rata.
  2. Pipihkan adonan, dapat menggunakan mesih pembuat mie atau dengan rolling pin untuk memipihkan adonan. potong kotak/sesuai selera.
  3. Panaskan minyak, masukkan pangsit yang sudah di potong tadi. Goreng dan bolak-balik hingga kecoklatan.
  4. Angkat, tiriskan. Setelah dingin simpan dalam toples.


Alhamdulillah nikmatnya menyantap semangkok cwie mie buatan sendiri...
Buat yang mau icip-icip silahkan dicoba yaa, semoga resep ini cocok.



Jumat, 28 Februari 2014

MIE BIT/MIE MERAH HOMEMADE




Setelah kemarin membuat mie hijau dari sawi/caisim, sekarang giliran membuar mie merah yang dibuat dari campuran bit. Bahan dan cara membuatnya masih sama dengan resep mie hijau yang pernah saya buat, bisa dilihat disini. Hanya bentuknya saja yang berbeda, kali ini bentuk mie nya saya buat seperti bentuk kwetiaw dengan menggunakan pasta maker yang biasa digunakan untuk membuat cheese stick.  Karena menggunakan bit warna mie nya jadi cantik, kalau kata saya sih antara merah atau pink tua...suka banget dengan warnanya.

Senang banget bisa buat mie sendiri, lebih sehat dengan tambahan sayuran, tidak memakai pengawet dan warnanya juga cantik bisa dibuat sesuai warna favorit hehe. Jadi semakin semangat dan pengen terus bereksperimen mencoba resep mie yang lain dan tentunya dengan warna yang full calor menggunakan pewarna alami. Mie merah ini kemarin saya buat cwie mie malang dengan pangsit goreng homemade juga dan masih sisa 2 gulung lagi, rencananya mau saya buat mie goreng buat sarapan anak-anak. Oiya resep cwie mie dan pangsit gorengnya menyusul yaaa ^_*






MIE BIT/MIE MERAH HOMEMADE

Bahan :
500 gram terigu protein tinggi
2 buah bit blender dengan 1 gelas air
3 buah telur utuh kocok lepas dalam gelas ukur, tambahkan dengan air dari perasan bit sampai 250ml
 1 sdt garam

Cara membuat:
  1. Aduk rata tepung dan garam, tuangi telur yang sudah dicampur jus bit. Aduk rata dan uleni hingga kalis. Lalu tipiskan dengan rolling pin, teruskan gilas dengan mesin pembuat mie hingga beberapa kali, sampai adonan halus.
  2. Beri taburan tepung sagu, lalu gilas dengan pemotong bentuk mie.
  3. Timbang sesuai kebutuhan lalu gulung mie yang sudah ditaburan tepung sagu. Susun mie dalam wadah kedap udara atau dikemas dalam plastik untuk setiap porsi.
  4. Mie siap digunakan.
Tips:
Simpan mie dalam ukuran satu kali pakai dalam plastik, saya timbang 100 gram tiap plastiknya. Lalu simpan dalam wadah kedap udara dan masukkan  ke dalam kulkas. Mie bisa tahan sekitar seminggu.






Selasa, 11 Februari 2014

MIE AYAM CEKER



Mie ayam ini dibuat dari mie hijau homemade, resepnya bisa dilihat disini. Ceritanya ini saya buat mie ayam kampung atau mie ayam abang-abang yang suka keliling bawa gerobak tuh. Saya suka banget mie ayam seperti ini apalagi kalau di tambah ceker ayam, hmmm pasti tambah mantap sambil dimakan pedes-pedes. Kalau disini pelengkap mie ayam nih selain tumisan ayam kecap juga pakai telur rebus, kalau saya sih gak suka jadi gak pernah pakai.

Wahh... masih gak percaya bisa buat mie ayam sendiri, seneng banget. Soalnya saya sekeluarga hobi banget makan mie apalagi anak-anak, jadi kayaknya bakalan sering nih buat mie sendiri. Komentar si ayah setelah makan mie ayam ini "kalau mama yang jual mie ayam kaya gini, bisa tutup tuh penjual mie ayam  disini". Hehee.... semoga emang beneran enak yaa yah. Next time time mau coba mie yang lain ahh, pertama kali buat dan puas dengan hasilnya. Alhamdulillah.






MIE AYAM CEKER

Bahan:
5 gulung mie hijau homemade, diseduh
sawi hijau/caisim, diseduh, dipotong-potong
daun bawang, diiris untuk taburan

Bahan Tumisan Ayam:
8 buah ceker ayam, rebus dengan 1 sdt garam dan 3cm jahe memarkan
500 gram dada ayam fillet, dipotong kotak
3 siung bawang putih, dicincang halus
1/2 buah bawang bombay, dicincang kasar
2 sdm saus tiram
3 sdm kecap manis
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
500 ml air
1 sdm minyak untuk menumis

Bahan Kuah:
Tulang ayam sisa fillet, cuci bersih hingga tidak ada darah
1,5 ltr air
4 siung bawang putih, memarkan
3 cm jahe, memarkan
garam, merica dan gula secukupnya
daun bawang untuk taburan
bakso secukupnya

Minyak ayam bawang :
200 ml minyak sayur
5 bh bawang putih
5 cm kunyit, memarkan
4 cm jahe, memarkan
1 sdt merica butiran
kulit ayam, sisa fillet
Cara : tumis semua bahan sampai kulit ayam kering, dinginkan minyak lalu saring. Simpan dalam botol yang tertutup rapat.

Minyak untuk mie per porsi :
1 sdm minyak ayam bawang (minyak
1 sdt kecap asin
1 sdt kecap asin

1/2 sdt kecap ikan
1/4 sdt minyak wijen

Cara membuat :
  1. Tumisan ayam : panaskan minyak. Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum. Tambahkan ayam. Aduk rata sampai berubah warna. Tambahkan ceker ayam yang sudah direbus, saus tiram, kecap manis, garam dan merica bubuk. Aduk rata.
  2. Tuang air secara bertahap. Masak sampai matang dan kental.  Angkat dan sisihkan.
  3. Kuah : Panaskan air sampai mendidih, masukkan tulang ayam. Masak dengan api kecil. Tumis bawang putih & jahe hingga harum, masukkan ke dalam kaldu. Tambahkan bakso, garam, merica dan gula. Masak kembali sampai mendidih dan taburi daun bawang, matikan api. Sisihkan.
  4. Penyelesaian : Dalam mangkuk, aduk minyak untuk mie. Tambahkan mie dan caisim/sawi hijau yang sudah direbus. Beri tumisan ayam dan ceker. Taburi daun bawang
  5. Sajikan dengan kuah dan bakso.






Senin, 10 Februari 2014

MIE HIJAU HOMEMADE



Lagi happening banget nih mie telor homemade dan berwarna-warni pula warna mie nya jadi semakin penasaran pengen ikutan bikin. Sebelumnya saya gak punya alat pembuat mie ini tapi karena penasaran jadi beli juga deh nih pasta maker. Toh gak ada ruginya juga punya alat ini, secara kami sekeluarga suka banget sama yang namanya mie dan mau di masak model apa aja selalu laris manis.

Dan ternyata buat mie tuh gampang banget yaa... jadi bangga banget waktu berhasil bisa bikin mie sendiri. Untuk perdana saya buat mie hijau dengan campuran jus sawi hijau, yaitu daun sawi yang diblender dengan air dan diperas/disaring lalu diambil airnya saja. Bisa juga dicampur dengan bit, wortel, bayam atau tinta cumi untuk menghasilkan warna mie diinginkan. Untuk resepnya saya pakai resep mie telor NCC yang sudah saya modifikasi. Kayanya bakalan sering nih buat mie telur homemade, gampang, rasanya enak dan yang pasti lebih sehat dengan campuran sayuran dan tanpa pengawet pastinya.




MIE HIJAU

Bahan :
500 gram terigu protein tinggi
3 buah telur utuh
100 gram jus sawi hijau
1 sdt garam

Cara membuat:
  1. Aduk rata tepung dan garam, tuangi telur yang sudah dicampur jus sawi. Aduk rata dan uleni hingga kalis. Lalu tipiskan dengan rolling pin, teruskan gilas dengan mesin pembuat mie hinga beberapa kali, sampai adonan halus.
  2. Beri taburan tepung sagu, lalu gilas dengan pemotong bentuk mie.
  3. Beri taburan tepung sagu sebelum dikemas dalam plastik.
  4. Mie siap digunakan.
Tips:
- Simpan mie dalam ukuran satu kali pakai dalam plastik, saya timbang 100 gram tiap plastiknya. Lalu simpan dalam wadah kedap udara dan masukkan  ke dalam kulkas. Mie bisa tahan sekitar seminggu.



  • Aduk rata tepung dan garam, tuangi telur, aduk rata dan uleni hingga kalis.
  • Tipiskan adonan dengan rolling pin, teruskan gilas dengan alat penggilas mie hinga beberapa kali, sampai adonan halus.
  • Beri taburan tepung sagu, lalu potong dengan pemotong mie.
  • Mie siap digunakan.
  • - See more at: http://ncc-indonesia.com/?p=2256#sthash.Sys0Q3ny.dpuf



    Senin, 29 Juli 2013

    IDFB CHALLENGE #11. MIE LENDIR



    IDFB challenge#11 ini mengambil tema "Noodle atau Mie". Mi (atau juga sering ditulis mie) adalah adonan tipis dan panjang yang telah digulung, dikeringkan, dan dimasak dalam air mendidih. Istilah ini juga merujuk kepada mi kering yang harus dimasak kembali dengan dicelupkan dalam air. Jadi mie/noodle ini bisa berbahan non-gandum/terigu seperti beras, tepung maizena, tepung sagu, tepung kacang hijau (tepung hunkwe), tepung tapioka dan lain sebagainya. Saya termaksud penggemar makanan yang berbahan dasar mie, seperti mie ayam, soto mie, bakmi jawa, lontong mie, apalagi mie glosor yang dimakan pakai gorengan seperti bakwan/bala-bala ditambah sambel kacang. Dan ternyata di Indonesia masih banyak lagi makanan berbahan mie yang  unik dengan penyajian yang beraneka ragam seperti mie koclok, mie latek, mie keling, mi kocok bandung, mie titi dan masih bayak lagi mie-mie dari daerah lain di Indonesia yang harus kita gali/lestarikan agar kekayaan kuliner daerah tidak hilang.

    Untuk IDFB Challenge#11 ini saya menyajikan mie lendir. Mie lendir adalah makanan/jajanan yang berasal dari Pulau Batam atau Pulau Bintan, provinsi kepulauan Riau. Makanan ini terdiri dari mie kuning yang direbus dengan toge dan diberi irisan telur, yang membuat mie ini unik adalah pada kuahnya yang terbuat dari kacang tanah dan ubi jalar/ubi kuning yang dimasak kental. Kuah kental ini  kemudian disiram diatas mie dan toge lalu taburi dengan seledri dan cabe rawit. Mendengar nama mie lendir mungkin kita sedikit geli, dan bertanya-tanya kenapa diberi nama mie lendir, jawabannya mungkin karena kuah mie ini yang kental jadi disebut mie lendir. Di Batam menu mie lendir banyak ditemukan di pagi hari sebagai menu untuk sarapan.


    MIE LENDIR KHAS BATAM

    Bahan-bahan :
    500 gr mie lidi atau mie kuning basah, rebus dan tiriskan
    500 gr ubi jalar/ubi kuning manis, rebus hingga matang dan haluskan
    100 gr kacang tanah, goreng dan haluskan
    100 gr udang, cincang kasar
    3 batang daun bawang, iris5 batang seledri, iris
    100 gr gula merah, sisir halus
    1,5 liter air
    1 sdm gula pasir
    1 sdt maizena, larutkan dengan 2 sdm air
    2 lembar daun salam1 batang serai, geprek
    garam dan gula pasir secukupnya
    bumbu penyedap, bila suka

    Bumbu Halus
    5 siung bawang putih
    5 buah cabai merah
    1 buah cabai merah besar
    1 ruas kencur

    Pelengkap
    Tauge yang telah di rebus
    Telor rebus
    Seledri, cincang halus
    Cabai rawit yang telah di iris

    Cara Membuat :
    1. Kuah: Haluskan bumbu halus, campur dengan kacang tanah,  ubi yang telah dihaluskan, daun salam dan serai. tambahkan air, aduk rata.  Masak hingga mendidih. 
    2. Masukkan udang cincang, gula merah, garam dan penyedap. aduk rata sampai udang berubah warna. Tambahkan larutan maizena, aduk rata. masak hingga matang, angkat dan sisihkan.
    3. Penyajian: tata mie di dalam piring, tauge, dan bahan pelengkap lain. Taburkan seledri dan cabai rawit, siram dengan kuah.
    4. Sajikan selagi panas.


    Kuah mie lendir, perpaduan unik ubi jalar, kacang tanah dan udang.
    Manis bercampur gurih.


    Tambah satu lagi deh makanan yang terbuat dari mie yang enak dan bikin ketagihan. Awalnya hubby komentar kok aneh kuah mie dari ubi sih kaya kolak aja katanya... tapi setelah nyicipin dia bilang enak gak berasa kalau kuahnya dari ubi lebih berasa aroma kacang dan udangnya... don't just book from the cover yaa yah...heheee. Kalau menurut saya kuah mie lendir ini penampakannya mirip bumbu kacangnya doclang teksturnya lembut dan aroma kacangnya kuat, tapi kuah mie lendir ini lebih gurih karena memakai udang. Cocok banget dimakan pas cuaca mendung, rasanya manis gurih ditambah irisan cabe rawit jadi tambah mantap. Alhamdulillah udah gak penasaran lagi sama mie lendir ini....buat yang penasaran mau icip-icip silahkan buat sendiri yaaa resep nya sudah ada diatas, kalau malas buat datang aja langsing ke Batam hehe...