Sabtu, 22 Maret 2014

SPAGHETTI AGLIO OLIO SMOKED BEEF



Sebenernya buat spaghetti ini sudah 2 minggu yang lalu dan tumben banget untuk kali ini bisa difoto dan di share resepnya. Karena biasanya saya buat spaghetti aglio olio ini buat sarapan dan hanya saya jepret seadanya dan di posting di ig saja. Tapi karena ini buatnya weekend pas hari minggu jadi setelah jatah sarapan anak-anak sudah dibagi baru sisanya bisa saya foto, kalau nggak gitu pasti ribut terus minta jatah hehe. Beberapa hari yang lalu liat postingan fettuccine aglio olio nya mba Nina, saya jadi inget masih punya foto-foto spaghetti aglio olio yang belum saya posting. Waktu saya liat fettuccini nya mba Nina, woww... kok bisa sama banget yaa food styling dan food prop nya, bener-bener mirip ampe pake wajannya segala buat tempatnya sama. Beneran ini sih sehati banget hehe... saya buatnya sudah hampir 2 mingguan loh dan waktu itu hanya saya posting di ig dan fb saja. Tapi food photografi saya masih jauh lah dari punya nya mba Nina yang kinclong dan selalu focus foto-fotonya, kalau tidak percaya silahkan liat fettuccine aglio e olio  nya mba nina. Bener kan hampir sama, atau saya aja kali yaa yang kegeeran heheee...





Dalam bahasa Italia, saus pasta Aglio e Olio berarti bawang putih dan minyak zaitun. Jenis saus pasta Aglio Olio ini adalah salah satu dari resep saus pasta tradisional Italia yang dapat dengan mudah dan murah dibuat karena tidak memerlukan bahan-bahan spesial atau khusus. Jenis saus pasta ini dikenal berasal dari daerah Agruzzo di Italia namun saus Aglio Olio cukup terkenal di seluruh negara Italia. Pasta yang paling sering dibuat aglio olio paling yaitu jenis pasta spaghetti. Saus dibuat dengan mencampurkan bawang putih yang dirajang halus dengan minyak zaitun, kadang ditambahkan cabai kering, petterseli dan keju parmesan untuk pelengkap.

Aglio olio ini bisa juga dibuat dengan menambahkan seafood seperti udang dan cumi, sosis, smooked beef, tuna kalengan, fillet ayam atau ikan, jamur kancing dan lain sebagainya. Kalau saya biasanya menambahkan sayuran seperti wortel, brokoli, jagung manis atau kacang polong, karena anak-anak hobinya makan spaghetti jadi saya selipkan saja sayuran biar sekalian ikut dimakan. Untuk kali ini saya buat yang super simple saja hanya memakai smooked beef dan kacang polong, sampai lupa nggak saya taburi oregano jadi saya ganti dengan seledri cincang saja. Kalau suka pedes bisa tambahkan irisan cabe/cabe bubuk  sewaktu menumis dan sajikan dengan keju parmesan, makin mantap deh. Tapi karena saya tidak punya parmesan jadi cukup dinikmati begini saja sudah enak, kalau anak-anak sih tetep pakai keju cheddar parut untuk taburan. Mudah, praktis, cepat buatnya dan enak... wajib dicoba loh, berikut ini resepnya :



Selamat mencoba, happy cooking ^^.



Kamis, 20 Maret 2014

PUMPKIN PIE



Hasil dari bersih-bersih frezer menemukan banyak harta karun, ada labu kuning/pumpkin yang sudah dihaluskan, ubi merah halus, kelapa parut, daging sapi gilling, kulit lumpia, dan putih telur di plastik-plastik kecil. Wah sampai lupa udah dari kapan bahan-bahan itu nginep di frezer. Liat labu kuning langsung keinget pumpkin pie dan pernah bookmark resep pumpkin pie dari blog nya mba Hesti. Setelah melihat resepnya dan cek bahan-bahannya pun ada semua dirumah, langsung deh esekusi.

Karena labu kuning yang saya punya hanya 300 gram, akhirnya saya buat adonan fillingnya setengah resep saja dan adonan kulitnya tetap satu resep. Saya menggunakan loyang pie ukuran 18cm dan 3 buah loyang pie diameter 10cm. Alhamdulillah adonan kulit dan fillingnya bener-bener pas nggak ada yang nyisa. Kalau diresep aslinya menggunakan loyang pie ukuran 25 cm. Diresep mba Hesti menggunakan krim kental untuk adonan fillingnya, sedangkan saya hanya menggunakan susu cair saja. Rasa labu kuning fillingnya lembut banget, enak, dan susunya berasa. Perpaduan kulit pie yang renyah dan labu kuning yang lembut bener-bener cocok, dimakan dalam keadaan dingin juga enak. Berikut ini resepnya yaa...






PUMPKIN PIE
Jamie Oliver's recipe

Bahan kulit pie :
- 250 gr tepung protein tinggi
- 50 gr gula halus
- 150 gr mentega, dinginkan lalu potong-potong
- 1 butir telur, kocok lepas
- 1/4 sdt garam
- 1-2 sdm susu uht dingin

Bahan filling : 
- 250 gr labu kuning 
- 250 ml susu cair 
- 100 gr gula pasir
- 1 vanili pod, keruk isinya, bisa juga diganti dengan vanili bubuk
- 1 butir telur

Cara membuat :
  1. Kulit : Campur terigu, gula halus dan garam, aduk rata. Masukan mentega dingin, aduk dengan ujung-ujung jari atau menggunakan pisau pastri sampai berbentuk remahan. Tuang telur dan 1 sendok susu, aduk dengan sendok kayu sampai adonan menggumpal dan  tercampur rata.Bungkus dengan plastik wrap, simpan dalam kulkas selama 30 menit.
  2. Keluarkan adonan kulit, giling tipis kira-kira setengah senti lalu cetek dalam loyang pie (saya pakai loyang diameter 18 cm dan 3 buah loyang pie ukuran kecil). Tusuk-tusuk dengan garpu lalu simpan lagi dalam kulkas selama 30 menit.
  3. Filling : Campur jadi satu dalam panci, labu kuning, susu cair, gula pasir dan vanili masak dengan api sedang sambil diaduk sampai mendidih. Tutup panci jangan terlalu rapat, masak sampai labu benar-benar matang dan air nya menyusut. Angkat, dinginkan lalu blender sampai halus. Sisihkan.
  4. Sambil menunggu adonan filling dingin, Panggang kulit pie selama 10 menit atau sampai setengah matang. Jangan lupa alasi dasar kulit pie dengan kertas roti dan beri pemberat, bisa dengan kacang-kacangan agar ketika dipanggang dasar kulit tidak menggelembung. Ambil kertas roti dan pemberatnya panggang lagi selama 5 menit. Angkat, sisihkan.
  5. Kocok telur lalu tuang kedalan adonan filling yang sudah dingin, aduk menggunakan wish sampai tercampur.
  6. Tuang diatas kulit pie lalu panggang selama kurang lebih 30 menit atau sampai adonan filling mengeras di bagian pinggirnya dan lembek di bagian tengah.
  7. Angkat, biarkan dingin sampai filling terlihat set. Potong dan sajikan.

Selamat mencoba, happy baking ...


Rabu, 19 Maret 2014

BROWNIES KUKUS PISANG



Untuk kali ini saya buat brownies pisang yang versi kukus, memang resep aslinya dikukus dan waktu itu saya coba  buat brownies ini tapi dipanggang bisa dilihat disini. Buat brownies pisang ini karena memberdayakan pisang ambon yang sudah masak banget, kulitnya hitam dan sedikit blenyek, yang sudah saya simpan dikulkas 2 hari. Karena kalau weekend dapur memang tutup produksi, soalnya pegawainya mau jalan-jalan dulu hehe... Masih memakai resep punya mba Endang, hanya saja karena stok dcc/coklat blok cuma punya 100 gram maka saya tambahkan susu kental manis/SKM coklat sebagai penggantinya sebanyak 60 gram.

Saya suka banget dengan resep brownies ini karena mudah dan cepat membuatnya. Saya buat brownies ini sore-sore karena baru keinget sama si pisang bleyek ini, dan gak sampe berlama-lama di dapur alhamdulillah langsung jadi nih brownies pisang. Baru aja mau dijepret ehh anak-anak sudah antri minta dipotong, yaa sudah akhirnya foto seadanya saja deh soalnya mamanya juga udah nggak sabar pengen nyicipin hehe. Hampir sama dengan brownies pisang yang dipanggang rasa brownies kukus ini moist dan lembut juga, malah teksturnya lebih lembab jadi moistnya lebih berasa. Mau di panggang atau di kukus buat saya brownies pisang ini tetep enak, thanks buat mba Endang yang udah mau berbagi resep ini yaa.
Met mencoba, happy baking ^^.






BROWNIES PISANG KUKUS

Bahan :
- 100 gram dark cooking chocolate/coklat blok
- 60 gram susu kental manis coklat
- 125 gram gula pasir  
- 3 sdm mentega
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 300 gram pisang ambon/cavendish/raja, haluskan dengan garpuh
- 2 btr telur ukuran besar, kocok lepas
- 100 gram terigu protein sedang
- 1/2 sdt baking powder
- 20 gram coklat bubuk, gunakan yang berkualitas baik  
- 1/2 sdt garam
 
Cara membuat :
  • Siapkan loyang ukuran bulat diameter 18cm olesi dengan mentega dan alasi bagian dasarnya dengan kertas roti. Sisihkan.
  • Siapkan mangkuk, ayak tepung terigu, coklat bubuk, baking powder dan garam, aduk rata. Sisihkan. 
  • Siapkan mangkuk tahan panas (kaca atau alumunium), letakkan mangkuk diatas panci berisi air mendidih. Masukkan coklat blok ke mangkuk dan panaskan dengan api kecil menggunakan teknik double-boiler (tim) hingga coklat meleleh. Angkat dari api.
  • Aduk coklat dengan spatula balon hingga smooth, tambahkan gula pasir, mentega/margarine, dan vanilla ekstrak, aduk hingga semua bahan larut dan menjadi halus. Jika terlalu kental panaskan sebentar di panci berisi air mendidih hingga menjadi agak lumer.
  • Tuangkan coklat leleh dan susu coklat ke dalam mangkuk yang agak besar, masukkan puree pisang ke dalamnya, aduk rata. Tambahkan telur kocok, pastikan coklat tidak panas saat menambahkan telur agar telur tidak matang. Aduk hingga adonan halus.
  • Masukkan tepung dalam tiga tahapan, aduk perlahan dengan spatula hingga rata. Tuangkan adonan ke dalam loyang, ratakan permukaannya. 
  • Kukus dalam dandang yang air nya sudah mendidih lalu kecilkan apinya, kukus selama 35-40 menit atau sampai brownies matang, lakukan tes tusuk. Angkat, dinginkan dalam rak kawat.


 

Selasa, 18 Maret 2014

CHICKEN DRUMSTICK GORENG



Bosan dengan olahan ayam goreng yang itu-itu saja, berikut ini salah satu variasi olahan ayam goreng yang bentuknya lain dari biasanya dan teksturnya garing. Insya allah ayam goreng seperti ini akan menjadi favoritnya anak-anak karena bentuknya yang unik menyerupai stiknya drum atau pentungan. Chicken drumstick disebut juga ayam pentung atau ada juga yang menyebutnya dengan ayam tulip. Chicken drumstick ini diambil dari sayap ayam bagian atas yang disayat dagingnya kebawah lalu dikumpulkan diujungnya dan digoreng dengan balutan tepung panir. 





Saya sengaja membeli sayap bagian atasnya saja dan membentuk menjadi drumstick nya sendiri, ada juga chicken drumstick yang sudah dibentuk jadi tinggal siap pakai saja. Biasanya yang siap pakai seperti ini adanya di supermarket atau toko khusus daging frozen yaa, setahu saya kalau di pasar jarang menyediakan daging ayam berbentuk drumstick.

Chicken drumstick yang saya buat ini diungkep terlebih dahulu sebelum dibalut bahan pelapis, tapi ada juga yang langsung menggorengnya setelah di lapisi tepung panir. Kalau saya lebih suka mengungkep ayam terlebih dahulu sebelum digoreng karena selain bumbunya meresap, dagingnya pun matang sampai kebagian dalam. Setelah  daging diungkep teksturnya menjadi kaku, jadi ketika chicken drumstick dibalut dengan tepung terigu sambil dikepalkan sehingga berbentuk menjadi bulat.





Lihat bagian dalam nya matang sempurna kan dan rasanya pun menjadi lebih gurih dan kruncy di bagian luarnya. Tapi semua tergantung selera yaa... kalau suka chicken drumstick yang bagian dalamnya juicy/sedikit basah atau tidak diungkep terlebih dahulu, salah satu cara agar bagian dalam matang sempurna adalah dengan menggoreng secara deep frying/seluruh bagian chicken drumstick terendam minyak dan menggunakan api  sedang saat menggoreng.
Alhamdulillah anak-anak suka sekali, yaa pastinya lah.... wong anak-anak nih hobbynya memang makan ayam dan bebek goreng, jadi yaa langsung laris manis. Buat bunda-bunda yang putra-putrinya kadang mogok makan coba variasi chicken drumstick ini, insya Allah menjadi nafsu makan karena melihat bentuknya yang lucu seperti pentungan ini. Selamat mencoba yaaa ^^.






Jumat, 14 Maret 2014

KUE PUKIS



Gak pernah bosen deh sama kue yang satu ini, kue pukis. Mau dipakein topping apa aja tetep suka banget. Ini camilam beberapa hari yang lalu, karena kangen udah lama enggak buat pukis sendiri. Biasanya saya buat pakai resepnya Bunda Ricke seperti pukis pandan yang pernah saya buat dan resepnya bisa dilihat disini. Tapi untuk kali ini saya memakai resepnya Fatmah Bahalwan NCC, yang menggunakan pasta pandan atau air daun suci yang membuat warna pukisnya hijau. Sedangkan untuk pukis yang saya buat kali ini tidak memakai pasta apa-apa cukup polos saja dan hanya saya tambahkan vanili bubuk di adonannya.

Cara membuat pukis ncc ini tidak langsung mencampur semua bahan menjadi satu tapi dibuat biang nya terlebih dahulu baru mencampur bahan-bahan yang lain. Telur yang digunakan pun lumayan banyak untuk satu resep ini, saya hanya membuat setengah resep saja dan hasilnya sekitar 26 buah. Resep dibawah ini satu resep yaa jadi kalau mau buat setengahnya tinggal bagi dua saja.





Catatan :
Sumber Wati Cookery
  • Panaskan cetakan minimal 15 menit.
  • Sebaiknya jarak antara cetakan dengan api tidak begitu dekat, agar pukis tidak cepat gosong.
  • Gunakan api kecil saja, supaya adonan tidak cepat gosong sementara dalamnya masih mentah.
  • Supaya pukis tidak terlalu berlubang-lubang permukaannya, begitu adonan mentah dituang, segera tutup cetakan. Tunggu beberapa saat, buka lagi tutupnya, beri keju, kemudian tutup lagi, panggang hingga matang.
  • Olesan mentega pada cetakan dilakukan sekali saja waktu pertama kali cetakan dipanaskan. Untuk berikutnya tidak perlu diolesi. Hal ini untuk mencegah kulit luar pukis bopeng-bopeng.
  • Jika memakai air daun pandan-suji, kurangi jumlah santannya sebanyak 100 ml, ganti dengan air perasan daun pandan-suji sebanyak jumlah yg sama.
  • Air pandan-suji bisa dibuat dari 30 lembar daun suji + 10 lembar daun pandan + air, blender hingga halus, saring, buang ampasnya, ambil air perasannya. 




Rasa pukisnya enak banget apalagi ditambah topping yang beragam kaya gini, saya pakai coklat mesis, potongan pisang dan potongan keju cheddar request nya kaka Kay. Dan kalau di tanya gimana teksturnya pukis ini, hasilnya menul-menul, lembut dan membal. Yaa gimana enggak lembut, pemakaian telurnya saja banyak jadi sebanding lah dengan hasilnya. Setelah pukis diangkat dari cetakannya sudah tidak  perlu mengoles mentega lagi di kedua sisinya, karena setelah dingin dan disimpan dalam wadah tertutup pukis tetap empuk. Selamat mencoba... happy baking ^^