Tampilkan postingan dengan label Oatmeal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Oatmeal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 April 2016

TAHU GORENG OATMEAL



Bismillah.
Selamat pagiii... Rencana masak apa hari ini? Hmm... Bingung yaa? Sama dong :). Kegalauan emak-emak dipagi hari yaa gini, nentuin menu buat keluarga... Iya gak sih? Apa saya aja yaa yang gitu...  Lah pagi-pagi udah banyak pertanyaan nya, curcol deh hehee...
Ini kemaren saya bikin tahu dibentuk bola yang di balut oatmeal terus digoreng. Inspirasi dari cafe tahu yang weekend kemarin saya datangin.  Sebenarnya sudah lama setiap lewat jalan raya Baturiti saya lihat cafe ini.  Sebagai fans fanatik tempe, saya tidak terlalu penasaran... tapi kalau dikasih gratisan sih boleh banget lah hahaa. Dan akhirnya mampir juga karena anak-anak sudah minta makan siang sekalian istirahat.

Salah satu menu yang menarik perhatian saya yaitu tofu goreng yang diselimuti oatmeal dan disajikan dengan mayonaise. Saya suka sekali dengan lapisan  oatmeal gorengnya, enak dan renyah.  Tofu nya saya ganti dengan tahu biar tekstur tidak terlalu lembut.  Untuk membuat tahu yang garing,  setelah tahu di cuci peras airnya menggunakan kain tahu (kain tipis yang biasa digunakan untuk membungkus tahu). Kalah tidak ada,  letakan tahu diantara kedua telapak tangan lalu tekan perlahan.  Untuk isian bisa ditambahkan sesuai selera keluarga,  saya tadinya mau menambahkan keju parut eh lupa.  Tahu oatmeal ini bisa juga dibuat stok makanan frozen,  simpan dalam wadah tertutup rapat lalu masukkan di freezer.  Begitu mau digoreng, tawing sebentar disuhu ruang.



Bahan :
10 buah tahu putih
1/2 buah wortel, parut
1 batang daun bawang, iris halus
50 gram udang cincang
minyak untuk menggoreng

Bumbu :
2 siung bawang putih, haluskan (saya pakai 1/2 sdt bawang putih bubuk)
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt garam
1/2 sdt ebi bubuk (optional)

Bahan lapisan :
2 sdm tepung terigu
1 butir telur, kocok lepas (saya pakai putih telur)
oatmeal secukupnya

Cara membuat :
  1. Cuci bersih tahu, tiriskan. Peras tahu agar tidak terlalu berair, haluskan dengan garpuh.
  2. Campur tahu dengan bumbu, udang, wortel parut, dan daun bawang. Aduk rata.
  3. Ambil satu sendok makan adonan tahu, bentuk bulat. Lapisi seluruh permukaannya dengan tepung terigu, celupkan dalam kocokan telur lalu lapisi dengan oatmeal hingga rata. 
  4. Susun dalam wadah tertutup, simpan dalam frezzer 30 menit.
  5. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga kecoklatan. Angkat, tiriskan. sajikan dengan rawit atau saus sambal.




Senin, 21 April 2014

OATMEAL BANANA BRAED



Sudah berkali-kali saya buat banana bread ini, kadang saya tambahkan topping coklat chip, parutan keju atau potongan pisang yang dicampur di adonannya. Alhamdulillah selalu puas dengan hasilnya. Resep banana bread ini menurut saya termasuk resep anti gagal, cara membuatnya mudah sekali hanya mencampur bahan yang basah ke dalam bahan kering/tepung, mengaduk adonannya pun cukup sampai tercampur saja jangan sampai halus dan lembut.

Untuk kali ini saya mencampurkan 100 gram oatmeal dengan mengganti tepung terigu dengan jumlah yang sama. Dan untuk rasa dan tekstur menurut saya sama saja seperti banana bread yang full tepung terigu.  Banana bread ini selalu menjadi favorit saya karena buatnya mudah dan cepat, jadi cocok banget dijadikan menu untuk sarapan atau camilan. Saya juga pernah membuat cheese banana bread, resep bisa dilihat disini yaa. Dan berikut saya share lagi resep banana bread yang sudah saya modifikasi.





OATMEAL BANANA BREAD
(Adapted from Joy of Baking Modif by Me)


Bahan-bahan :
130 grams terigu serba guna/protein sedang

100 gram oatmeal
100 grams gula pasir
30 grams gula aren bubuk
1 sdt baking powder
1/4 sdt soda kue
1/4 sdt garam
2 butir telur ukuran besar, kocok lepas
120 gram butter/margarin, lelehkan dan dinginkan
 4 buah pisang ambon ukuran besar (sekitar 450 gram), hancurkan dengan garpu
1/2 sdt vanilli bubuk

Cara membuat :
  1. Panaskan oven 180'C. Siapkan loyang loaf (saya pakai 2 loaf kecil), olesi dasar dan sisinya dengan mentega, taburi dengan sedikit terigu. Sisihkan.
  2. Dalam sebuah mangkok/baskom yang agak besar, ayak terigu, baking powder, soda kue dan garam. Masukkan gula pasir, gula aren bubuk dan oatmeal. Campur rata. Sisihkan.
  3. Dalam mangkok lain, campur pisang, telur, mentega leleh dan vanilla. Aduk rata. Masukkan ke dalam campuran tepung dan aduk perlahan dengan spatula karet. Aduk cukup hanya sampai bercampur saja, tidak usah sampai lembut dan halus.
  4. Tuang ke dalam loyang. Beri irisan pisang diatasnya. Panggang dalam oven selama 60 menit atau sampai matang dan kecoklatan. Lakukan tes tusuk dengan tusuk gigi atau lidi bersih.
  5. Angkat. Dinginkan lalu potong-potong. Sajikan.


Jumat, 21 Februari 2014

CRUNCY APPLE BANANA OATS MUFFIN



Ini nih yang paling sering saya buat untuk sarapan, praktis buatnya tinggal cemplang cemplung aja dan yang pasti orang di rumah suka muffin. Kalau buat saya paling enak dimakan pas hangat-hangat baru keluar dari oven, enak kerasa banget moist nya. Saya memakai resep muffin yang biasanya saya buat dan ini hasil utak-atik resep, yaitu untuk gulanya sebagian saya ganti gula aren bubuk dan yogurtnya saya kurangi dan diganti dengan menambahkan susu cair. Sengaja apelnya saya potong dadu biar ada sensasi cruncy nya begitu muffin ini dikunyah, sebagai pengganti almond atau kenari yang stok nya abis. Hasilnya memang lebih moist dan lembab teksturnya, ditambah lagi aroma gula arennya yang wangi. Berikut ini resepnya.






CRUNCY APPLE BANANA OATS MUFFIN

Bahan-bahan :
120 gr tepung terigu serbaguna
80 gr Oatmeal 
60 gr gula pasir
60 gr gula aren bubuk
1 sdt baking powder
½ sdt baking soda
¼ sdt garam
125 gr yogurt tawar
100 ml susu cair
2 butir telur
100 gr minyak zaitun
¼ sdt vanili bubuk
2 buah apel, potong dadu kecil
2 buah pisang, haluskan
50 gram kismis

Cara membuat :
  1. Panaskan oven pada suhu 200'C. siapkan loyang muffin, alasi semua lubang dengan paper cup, sisihkan. 
  2. Dalam mangkok besar, campur tepung terigu, oatmeal, gula pasir, gula aren, baking powder, baking soda dan garam aduk rata, sisihkan. 
  3. Campur yogurt, susu cair, telur, minyak, dan vanili dalam mangkuk lain, kocok dengan menggunakan wisk. 
  4. Tuang campuran yogurt kedalam mangkuk berisi campuran tepung, aduk asal campur menggunakan sendok kayu/spatula. 
  5. Tambahkan pisang yang telah dihaluskan, potong apel dan kismis, aduk rata.
  6. Tuang adonan kedalam cetakan muffin ¾ penuh. Masukkan ke dalam oven, panggang selama 25-30 menit hingga matang. 
  7. Keluarkan muffin dari oven, diamkan selama 5 menit, keluarkan muffin dari loyang, pindahkan ke atas rak kawat. Sajikan.





Kamis, 05 Desember 2013

MUFFIN TAPE & BANANA OATS MUFFIN



Kedua muffin ini buatnya sudah beberapa minggu yang lalu, gak usah ditanya yaa kenapa baru dipost sekarang... (siapa lagi yang mau nanya yaa hehee....) yang pasti yaaa karena faktor si 'M' itu... Muffins tape saya buat untuk camilan sore karena seharian hujan terus jadi maunya makan aja, sampai-sampai fotonya kurang berwarna tuhh ikut-ikutan mendung. Muffin tape ini jadinya lumayan banyak, selain menggunakan paper cup saya juga pakai loyang loaf mini dan tentu saja waktu memanggangnya lebih lama daripada muffin yang menggunakan paper cup. Dan banana oats muffin dibuat untuk sarapan sekalian bekal sekolah kaka. Untuk sarapan atau camilan yang gak mau ribet muffin emang cocok banget, bikinnya cepet, cuma aduk-aduk aja enggak usah pakai mixer, praktis dan yang pasti enak. Bonusnya yaa gak banyak peralatan dapur yang kotor hehee...



Ini dia muffin tape yang menggunakan loyang loaf mini, bagian atasnya sexy 
banget yaa ada retak-retaknya gitu. Berikut ini resepnya :


MUFFIN TAPE

Bahan-bahan :
150 gr margarin
100 ml susu cair
3 butir telur
130 gr gula pasir
250 gr tepung terigu
1 sdt baking powder
1 sdt soda kue
200 gr tape singkong, haluskan bersama 3 sdm susu kental manis

Cara membuat :
  1. Panaskan margarin dan susu asal meleleh jangan sampai mendidih.
  2. kocok telur bersama gula pasir hingga gula larut. Masukan terigu, baking powder, soda kue yang sudah diayak, aduk rata. 
  3. Masukan margarin dan susu, tambahkan tape aduk rata.
  4. Tuang kedalam cetakan muffin yang sudah dialasi paper cup, taburi almond slice.
  5. Panggang selama 30 menit atau sampai kuning kecoklatan. Angkat, sajikan.


Banana oats muffins ini resepnya saya liat dari blognya mba yulyan Cooking With Love. Pisang di dalam muffin ini tidak di haluskan bersama adonan yang lain tapi di potong dadu, dan adonannya memang tidak terlalu manis tapi begitu kegigit potongan pisangnya berasa deh manisnya. Sayang saya tidak punya stok almond atau kenari jadi saya taburi biji bunga matahari/sunflower seeds aja dan taburan keju requestnya anak-anak. Muffin ini beneran enak banget bikin nagih, soalnya biasanya saya kurang suka ngemil tapi ini bawaannya nyomot muffin terus apalagi waktu anget-anget berasa legitnya.




BANANA OATS MUFFIN
Bahan-bahan :
150 gr tepung terigu serbaguna
100 gr Oatmeal 
75 gr gula pasir
1 sdt baking powder
½ sdt baking soda
¼ sdt garam
300 gr yogurt tawar
2 butir telur
100 gr minyak zaitun
¼ sdt vanili bubuk
300 gr buah pisang, potong dadu kecil
Sunflower seeds secukupnya untuk taburan

Cara membuat :
  1. Panaskan oven pada suhu 200'C. siapkan loyang muffin, alasi semua lubang dengan paper cup, sisihkan. 
  2. Dalam mangkok besar, campur tepung terigu, oatmeal, gula pasir, baking powder, baking soda dan garam aduk rata, sisihkan. 
  3. Campur yogurt, telur, minyak, dan vanili dalam mangkuk lain, kocok dengan menggunakan wisk. 
  4. Tuang campuran yogurt kedalam mangkuk berisi campuran tepung, aduk asal campur menggunakan sendok kayu/spatula. 
  5. Tambahkan pisang yang telah dipotong-potong, aduk rata.
  6. Tuang adonan kedalam cetakan muffin ¾ penuh, lalu taburi dengan biji bunga matahari/keju. Masukkan ke dalam oven, panggang selama 25-30 menit hingga matang. 
  7. Keluarkan muffin dari oven, diamkan selama 5 menit, keluarkan muffin dari Loyang, pindahkan ke atas rak kawat. Sajikan.


Rabu, 13 November 2013

LBT#27. CINNAMON OAT BISCOTTI






 Tema untuk LBT#27 bulan Oktober ini adalah Biscotti. Biscotti berasal dari bahasa Latin abad pertengahan yaitu biscoctus, kata yang berarti twice-cooked/baked. Ini didefinisikan kue yang dipanggang dua kali, sehingga kue ini sangat kering dan dapat disimpan untuk jangka waktu yang lama. Biscotti adalah kukis nan kering, bentuknya lonjong yang sepintas mirip bolu kering karena bahannya boleh dibilang mirip, tetapi biasanya biscotti kaya dengan almond, karena teksturnya yang keras dan kering, ada kebiasaan sebelum memakannya, akan dicelupkan dahulu kedalam kopi.  Kenapa biskuit ini bertekstur keras, kononnya jaman dahulu kala biscotti ini, untuk ransum tentara dan untuk perbekalan perang karena kukis ini bisa bertahan lama, seperti hal nya roti kompyang.

Biscotti yang awalnya beken di Italia diadaptasi juga dibanyak negara dengan nama yang berbeda, di Inggris dengan namarusk, di Perancis dikenal dengan sebutan croquets de Carcassone, di Jerman dengan nama Zwieback, di Yunani adalah Biskota (kalau di kita alat transportasi ya), paxemadia di Israel sedangkan Mandebrot dan Rusia adalah Sukhanki.

Aslinya Biscotti ini adalah kukis almond, seiring berkembangnya jaman rasa biscotti pun mulai variatif, bukan hanya almond, jenis kacang-kacangan lain pun bisa dipakai, seperti hazelnut, pistahio, walnut dan lain sebagainya. Memang ciri khas Biscotti ini selalu ada penambahan kacang didalam resepnya, tetapi buah-buahan kering dan potongan coklat  bisa dicampurkan  juga kedalamnya dan penggunaan tepung juga  bisa diganti  atau dicampur dengan tepung lainnya seperti whole wheat, cornmeal dll.  Aslinya memang biscotti ini tanpa butter, mungkin karena tekstur biscotti yang tanpa butter/mentega inilah yang membuat biscotti lebih keras dan dengan penambahan butter membuat biscotti lebih renyah. Begitupun dengan resep yang menggunakan tambahan  vegetable oil atau cooking oil teksturnya  padat tapi renyah (Sumber: Deskripsi LBT).



Ini biscotti kedua yang pernah saya buat. Sebelumnya saya buat untuk setor tugas LBT juga, tapi karena kelamaan saya simpan di meja dan enggak difoto-foto ehh.. malah ludes deh. Masih menggunakan resep yang sama dengan yang saya buat pertama kali yaitu resep dari Joy of Baking, tapi untuk biscotti ini sudah saya modifikasi semua bahan dan jumlahnya disesuaikan dengan yang ada di rumah saja.  Biscotti ini tidak memakai kacang-kacangan yang menjadi ciri khas dari biscotti klasik karena beberapa kali ke TBK untuk berburu kacang-kacangan kosong semua. Akhirnya saya berdayakan aja bahan yang ada di dapur, untuk campurannya saya pakai oat, sunflower seeds (biji bunga matahari), kismis dan cerry kering.




CINNAMON OAT BISCOTTI

Bahan-bahan :
- 2 cup terigu serbaguna
- 1/2 cup gula pasir
- 1/4 cup gula palem
- 1/2 cup oat
- 1/4 cup sunflower seeds
- 1/4 cup kismis
- 10 buah cerry kering, cincang kasar
- 1 sdt baking powder
- 1/4 sdt garam
- 1 sdt cinnamon/kayu manis
- 3 butir telur
- 50 gram butter

Cara membuat :
  • Ayak terigu, cinnamon, garam dan baking powder. Campur jadi satu oat, sunflower seeds, kismis dan  cerry kering kedalam campuran terigu. Sisihkan.
  • Kocok gula pasir, gula palem dan butter dengan menggunakan wish sampai creamy dan tercampur  rata. Masukan telur kocok lagi sampai semua tercampur.
  • Masukan campuran terigu ke dalam kocokan telur, aduk sampai rata.
  • Siapkan loyang yang sudah dialasi baking paper atau silpat, tuang adonan ke dalam loyang bentuk memanjang dengan lebar 10cm dan tebal 2cm atau sesuai selera. Ratakan dengan menggunakan spatula.


  • Bakar dalam oven yg sudah dipanaskan dengan suhu 170 derajat selama 20-25 menit.
  • Keluarkan dari oven biarkan sampai benar-benar dingin, kemudian potong-potong setebal 1cm dan susun kembali biscotti yang sudah dipotong diatas loyong.
  • Bakar kembali dalam oven dengan suhu 170 selama 10 menit setiap sisinya, sampai kecoklatan dan kering. Angkat dan dinginkan.




Biscotti yang saya buat hasilnya tidak terlalu keras walaupun sudah dipanggang dua kali, karena saya menambahkan butter ke dalam adonannya jadi ada renyak-renyahnya. Wangi cinnamon dan tambahan gula palem membuat kue asal  Italiano ini jadi Indonesia banget tambah enak jadinya.  Biscotti cocok banget dinikmati dengan cara dicelup ke dalam coklat hangat, kopi atau susu. Sensasinya beda banget dengan biscotti yang dimakan langsung, tapi itu semua kembali ke selera masing-masing aja yaa.
"Selamat Berbiscotti Ria Teman-teman...."  Salam LBT